$buku->foto

Deskripsi :

Hukum Konstitusi: Kesepakatan (Agreement) dan Kebiasaan (Custom) sebagai Pilar Konvensi Ketatanegaraan

La Ode Husen & Husni Thamrin. (2017). Hukum Konstitusi: Kesepakatan (Agreement) dan Kebiasaan (Custom) sebagai Pilar Konvensi Ketatanegaraan. Makassar: CV. Social Politic Genius (SIGn).

Author : La Ode Husen; Husni Thamrin
Year : 2017
Title : Hukum Konstitusi: Kesepakatan (Agreement) dan Kebiasaan (Custom) sebagai Pilar Konvensi Ketatanegaraan
Editor : Nurul Qamar
Place Published : Makassar
Publisher : CV. Social Politic Genius (SIGn)
Pages : viii + 242 hlm.; 15,5 cm x 23 cm
Tata Letak : Abd. Kahar Muzakkir
ISBN : 978-602-5522-02-4
URL : Google Books
Language : ind

 

 

Description

Buku dengan Judul Hukum Konstitusi: Kesepakatan (Agreement) dan Kebiasaan (Custom) Sebagai Pilar Konvensi Ketatanegaraan diperuntukkan bagi para teoritisi hukum dosen dan mahasiswa dan praktisi hukum termasuk legislator yang ingin mendalami hukum konstitusi. Muatan materi buku ini menguraikan tentang pilar-pilar Konvensi Ketatanegaraan yang terbentuk melalui kebiasaan ketatanegaraan (custom) dan kesepakatan ketatanegaraan (agreement) sebagai bentuk yang dapat digunakan dalam rangka penguatan fungsi DPD. Arah penggunaan Konvensi Ketatanegaraan yang bersifat custom untuk menguatkan fungsi DPD RI seperti dalam hal pengawasan, DPD yang dapat memanggil pihak pemerintah dan langsung memberikan rekomendasi-rekomendasi pada saat tersebut. Konvensi ketatanegaraan yang bersifat kesepakatan ketatanegaraan (agreement) pada prinsipnya dapat digunakan sebagai penguatan fungsi DPD RI.

 

Referensi

  1. 2006. Untuk Apa DPD RI. Jakarta: Dewan Perwakilan Daerah RI.
  2. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. edited by Tim Prima Pena. Jakarta: Gitamedia Press.
  3. 2014. Eksistensi DPD RI 2009-2013 untuk Daerah dan NKRI. Jakarta: Dewan Perwakilan Daerah RI.
  4. 2015. Eksekutif Summary Kompilasi Hasil Penelitian Badan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan DPD RI Tahun 2015. edited by Badan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan. Jakarta: Dewan Perwakilan Daerah RI.
  5. Asshiddiqie, Jimly. 1996. Pergumulan Peran Pemerintah dan Parlemen dalam Sejarah: Telaah Perbandingan Konstitusi Berbagai Negara. Jakarta: UI Press.
  6. Asshiddiqie, Jimly. 2000. Pokok-Pokok Hukum Tata Negara Indonesia Pasca Reformasi. Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer.
  7. Asshiddiqie, Jimly. 2005. Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Konstitusi Press.
  8. Asshiddiqie, Jimly. 2006. Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI.
  9. Asshiddiqie, Jimly. 2006. Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Vol. 2. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI.
  10. Asshiddiqie, Jimly. 2010. Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
  11. Asshiddiqie, Jimly. 2010. Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi. Jakarta: Sinar Grafika.
  12. Asshiddiqie, Jimly. 2011. Perihal Undang-Undang. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  13. Azhary, Muhammad Tahir. 2003. Negara Hukum: Suatu Studi tentang Prinsip-Prinsipnya Dilihat dari Segi Hukum Islam, Implementasinya pada Periode Negara Madinah dan Masa Kini. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  14. Badudu, Yus, and Sutan Mohammad Zain. 1996. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Pustaka Sinar Harapan.
  15. Batubara, Marwan. 2006. Mengawal Tuntutan Rakyat: Kepedulian dan Penegasan Sikap Anggota DPD RI. Jakarta: Dewan Perwakilan Daerah RI.
  16. Black, Henry Campbell, Joseph R. Nolan, and Jacqueline M. Nolan-Haley. 1991. Black's Law Dictionary: Definitions of the Terms and Phrases of American and English Jurisprudence, Ancient and Modern. Minnesota: West Publishing.
  17. Brouwer, J. G., and A. E. Schilder. 1998. A Survey of Dutch Administrative Law. Nijmegen: Ars Aequi Juridische Uitgeverij.
  18. Budiardjo, Miriam. 1982. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  19. Budiardjo, Miriam. 1998. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  20. Budiardjo, Miriam. 2008. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Revisi ed. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  21. Busroh, Abu Daud. 2011. Ilmu Negara. Jakarta: Bumi Aksara.
  22. Chaidir, Ellydar. 2007. Hukum dan Teori Konstitusi. Yogyakarta: Kreasi Total Media.
  23. Efriza, and Syafuan Rozi. 2010. Parlemen Indonesia Geliat Volksraad Hingga DPD, Menembus Lorong Waktu Doeloe, Kini dan Nanti. Bandung: Alfabeta.
  24. Fachruddin, Irfan. 2004. Pengawasan Peradilan Administrasi terhadap Tindakan Pemerintah. Bandung: PT. Alumni.
  25. Garner, Bryan A. 1999. Black's Law Dictionary. Minnesota: West Publishing.
  26. Hadjon, Philipus M. 1987. Perlindungan Hukum Bagi Rakyat di Indonesia. Surabaya: PT. Bina Ilmu.
  27. Hadjon, Philipus M. 1996. Kedaulatan Rakyat, Negara Hukum dan Hak Asasi Manusia: Kumpulan Tulisan dalam Rangka 70 Tahun Sri Soemantri Martosoewignjo. Jakarta: Media Pratama.
  28. Hadjon, Philipus M., R. Sri Soemantri Martosoewignjo, Sjachran Basah, Bagir Manan, M. Laica Marzuki, J. B. J. M. Ten Berge, P. J. J. van Buuren, and F. A. M. Stroink, eds. 1994. Pengantar Hukum Administrasi Indonesia. Yogyakarta: UGM Press.
  29. Harrison-Smith, David, and Nur Rachmi, eds. 2007. Peran dan Fungsi Kamar Kedua di dalam Proses Legislatif: Kasus di Bundesrat Jerman. Jakarta: Friedrich Naumann Stiftung.
  30. Hoogerwerf, A. 1985. Politikologi: Pengertian dan Problem-Problemnya. Jakarta: Erlangga.
  31. Huda, Ni'matul. 2003. Politik Ketatanegaraan Indonesia: Kajian terhadap Dinamika Perubahan UUD 1945. Yogyakarta: UII Press.
  32. Huda, Ni'matul. 2005. Negara Hukum, Demokrasi dan Judicial Review. Yogyakarta: UII Press.
  33. Huda, Ni'matul. 2012. Hukum Tata Negara Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  34. Joeniarto, R. 1990. Sejarah Ketatanegaraan Republik Indonesia. Jakarta: PT. Bina Aksara.
  35. Juanda. 2006. Hukum Pemerintahan Daerah: Pasang Surut Hubungan Kewenangan antara DPRD dan Kepala Daerah. Bandung: PT. Alumni.
  36. Kantaprawira, Rusadi. 1998. Yogyakarta.
  37. Kartasasmita, Ginanjar. 2006. Bikameralisme di Indonesia. Jakarta: Dewan Perwakilan Daerah RI.
  38. Kelsen, Hans. 2007. Teori Hukum Murni: Dasar-Dasar Ilmu Hukum Normatif. Bandung: Nusamedia & Nuansa.
  39. KRHN. 2003. Pokok-Pokok Pikiran dan Rancangan Undang-Undang Mahkamah Konstitusi. Jakarta: KRHN dan Kemitraan.
  40. Kusnardi, Moh. 2000. Ilmu Negara. Jakarta: Gaya Media Pratama.
  41. Lotulung, Paulus Effendi. 1994. Himpunan Makalah Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
  42. Lubis, M. Solly. 2000. Hukum Tata Negara. Bandung: CV. Mandar Maju.
  43. Manan, Bagir. 1987. Konvensi Ketatanegaraan. Bandung: CV. Armico.
  44. Manan, Bagir. 2003. DPR, DPD, dan MPR dalam UUD 1945 yang Baru. Yogyakarta: UII Press.
  45. Manan, Bagir. 2005. Sistem Peradilan Berwibawa: Suatu Pencarian. Yogyakarta: UII Press.
  46. Mangunsong, Parlin Maulana. 1992. Konvensi Ketatanegaraan Sebagai Salah Satu Sarana Perubahan Undang-Undang Dasar. Bandung: PT. Alumni.
  47. Marbun, S. F., and M. D. Moh. Mahfud. 2009. Pokok-pokok Hukum Administrasi Negara. Yogyakarta: Liberty.
  48. Martosoewignyo, Sri Soemantri. 1987. Prosedur dan Sistem Perubahan Konstitusi dalam Batang Tubuh UUD 1945: Sebelum dan Sesudah Perubahan UUD 1945. Bandung: PT. Alumni.
  49. Martosoewignyo, Sri Soemantri. 1992. Bunga Rampai Hukum Tata Negara Indonesia. Bandung: PT. Alumni.
  50. Mertokusumo, R. M. Sudikno. 1991. Mengenal Hukum: Suatu Pengantar. Yogyakarta: Liberty.
  51. Mulyosudarmo, Suwoto. 1990. Kekuasaan dan Tanggung Jawab Presiden Republik Indonesia: Suatu Penelitian Segi-Segi Teoritik dan Yuridis Pertanggungjawaban Kekuasaan. Surabaya: Airlangga University Press.
  52. Purnomowati, Reni Dwi. 2005. Implementasi Sistem Bikameral dalam Parlemen Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.
  53. Puspa, Yan Pramadya. 1997. Kamus Hukum: Bahasa Belanda, Indonesia, Inggris. Semarang: CV. Aneka Ilmu
  54. Rasjidi, Lili, and Ira Thania Rasjidi. 2004. Dasar-Dasar Filsafat dan Teori Hukum. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
  55. Ridwan, H. R. 2006. Hukum Administrasi Negara. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  56. Roy, Robert Crince le. 1981. Kekuasaan Ke-empat: Suatu Pengenalan Ulang. Translated by Soehardjo. Semarang: Dharma Bhakti.
  57. Rumokoy, Donald A. 2011. Praktik Konvensi Ketatanegaraan di Indonesia: Kajian Perbandingan di Inggris, Amerika Serikat, dan Belanda. Jakarta: Media Prima Aksara.
  58. Sadjijono. 2008. Memahami Beberapa Bab Pokok Hukum Administrasi. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo.
  59. Setiardja, A. Gunawan. 1990. Dialektika Hukum dan Moral dalam Pembangunan Masyarakat Indonesia. Yogyakarta: PT. Kanisius.
  60. Simanjuntak, Marsillam. 1994. Pandangan Negara Integralistik. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
  61. Simorangkir, J. C. T. 1984. Penetapan Undang-Undang Dasar Dilihat dari Segi Ilmu Hukum Tata Negara Indonesia. Jakarta: Gunung Agung.
  62. Soehino. 1992. Hukum Tata Negara: Sejarah Ketatanegaraan Indonesia. Yogyakarta: Liberty.
  63. Soekanto, Soerjono, and Sri Mamudji. 2003. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers.
  64. Syafiie, Inu Kencana, and Azhari. 2005. Sistem Politik Indonesia: Era Soekarno, Hatta, Syahrir, Aidit, Syafruddin; Era Soeharto, Moerdani, Wiranto, Harmoko, Habibie; Era Gus Dur, Megawati, Amin Rais, Hamzah Haz; Era SBY, Kalla, Baasyir. Bandung: Refika Aditama.
  65. Syarifin, Pipin, and Dedah Jubaedah. 2005. Hukum Pemerintahan Daerah. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.
  66. Thaib, Dahlan. 1993. Implementasi Sistem Ketatanegaraan Menurut UUD 1945. Yogyakarta: Liberty.
  67. Thaib, Dahlan. 2009. Ketatanegaraan Indonesia: Perspektif Konstitusional. Yogyakarta: Total Media.
  68. Thaib, Dahlan, Jazim Hamidi, and Ni'matul Huda. 2004. Teori dan Hukum Konstitusi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  69. Thalib, Abdul Rasyid. 2006. Wewenang Mahkamah Konstitusi dan Aplikasinya dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
  70. Wahyono, Padmo. 1982. Konsep Yuridis Negara Hukum Republik Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.
  71. Wheare, Kenneth Clinton. 1971. Modern Constitutions. United Kingdom: Oxford University Press.
  72. Wila, Marnixon R. C. 2006. Konsepsi Hukum dalam Pengaturan dan Pengelolaan Wilayah Perbatasan Antarnegara. Bandung: PT. Alumni.
  73. Wojowasito, Suwojo. 1996. Kamus Bahasa Inggris Indonesia-Indonesia Inggris. Bandung: Hasta.

Download Sample PDF


Sisa Buku : 250