$buku->foto

Deskripsi :

Harga:

Penulis
Muhammad Rusdy
Penyunting
Abd. Kahar Muzakkir


ISBN: 978-602-5522-18-5

Cetakan Pertama, Juni 2018
x + 100 hal.; 16 cm x 24 cm
Anggota IKAPI

Deskripsi

Di Indonesia dimana konsumsi beras per kapita penduduk dan ekspor produk perkebunan cukup tinggi, sistem pertanian lebih diarahkan untuk produksi tanaman pangan dan perkebunan, walaupun sektor peternakan juga memperoleh perhatian yang cukup besar karena memainkan peranan penting dalam produksi daging dan susu. Penekanan yang lebih besar pada bidang tanaman pertanian mengakibatkan banyak lahan-lahan penggembalaan yang diubah menjadi lahan-lahan tanaman pangan dan perkebunan. Akibat dari menyempitnya lahan penggembalaan adalah menurunnya produksi hijauan pakan sehingga ternak sulit memenuhi kebutuhan hijauan di padang rumput. Akibatnya, banyak ternak yang terpaksa digembalakan di lahan-lahan konvensional seperti lahan-lahan terlantar, antara tanaman hutan, pinggir-pinggir sungai, pekarangan rumah, pematang sawah dan sebagainya. Keadaan ini menyebabkan banyak petani berhenti beternak dan berakibat pada sulitnya meningkatkan populasi ternak ruminansia secara nasional. Sementara itu dengan jumlah penduduk yang tinggi yang dimana pada tahun 2017 populasi mencapai 260 juta jiwa dan tingkat kesejahteraan yang semakin meningkat, permintaan akan daging asal ternak semakin tinggi dan pada beberapa tahun terakhir produksi daging dalam negeri tidak mampu lagi memenuhi permintaan yang semakin meningkat. Pada tahun 2017, untuk memenuhi permintaan daging, pemerintah harus mengimpor daging dan ternak hidup sebesar 40% dari kebutuhan daging nasional, suatu angka yang cukup menguras devisa.
Berbagai program pemerintah telah dilakukan untuk meningkatkan produksi ternak dalam negeri, tetapi kelihatannya agak sulit menekan impor daging atau ternak hidup. Berbagai faktor yang merupakan penyebabnya antara lain rendahnya angka kelahiran dan interval kelahiran yang panjang, laju pertumbuhan yang rendah, tingginya prevalensi berbagai penyakit kambing, manajemen pemeliharaan ternak yang masih tradisional, rendahnya potensi genetik dan sebagainya, tetapi faktor terbesar adalah rendahnya penyediaan pakan, baik kuantitas dan kualitas pakan, terutama di musim kemarau. Buku ini disusun dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang berbagai aspek nutrisi pada ternak kambing. Dengan pemahaman yang luas dan mendalam tentang nutrisi kambing, dapat diperoleh produksi yang ekonomis dan efisien.


Sisa Buku : 0