$buku->foto

Deskripsi :

Reideologisasi Pancasila: Koherensi dan Korespondensi Ideologi Pancasila terhadap Realitas Sosial Berbangsa dan Bernegara

Hartono Tasir Irwanto. (2016). Reideologisasi Pancasila: Koherensi dan Korespondensi Ideologi Pancasila terhadap Realitas Sosial Berbangsa dan Bernegara. Makassar: CV. Social Politic Genius (SIGn).

Author : Hartono Tasir Irwanto
Year : 2016
Title : Reideologisasi Pancasila: Koherensi dan Korespondensi Ideologi Pancasila terhadap Realitas Sosial Berbangsa dan Bernegara
Place Published : Makassar
Publisher : CV. Social Politic Genius (SIGn)
Pages : xvi + 132 hal.; 14,5 cm x 21 cm
Penyunting : Abd. Kahar Muzakkir
ISBN : 978-602-72706-4-0
URL : Google Books
Language : ind

 

Description

Buku ini hadir sebagai jembatan antara nilai-nilai Pancasila yang melangit dengan tindakan-tindakan pancasilais yang membumi. Buku ini bertumpu pada dua landasan; landasan teoritis, dan landasan praktis.

Landasan teoritis membahas koherensi antara satu Sila dengan Sila lainnya yang kemudian menghasilkan sepuluh konsepsi kepancasilaan. Landasan praktis membahas tentang kesepuluh konsep tersebut jika dikorespondensi dengan realitas sosial berbangsa dan bernegara.

Referensi

A. Zainal Abidin Farid. (2011). Filsafat Manusia: Memahami Manusia Melalui Filsafat. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Abdurrahman Wahid. (2007). Islam Kosmopolitan: Nilai-Nilai Indonesia & Transformasi Kebudayaan. Jakarta: The Wahid Institute.

Achmad Ali. (2010). Menguak Realitas Hukum: Rampai Kolom dan Artikel Pilihan dalam Bidang Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Ali Syariati. (2013). Sosiologi Islam: Pandangan Dunia Islam dalam Kajian Sosiologi untuk Gerakan Sosial Baru. Yogyakarta: Rausyan Fikr Institute.

Amsal Bakhtiar. (2007). Filsafat Ilmu. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Anies Baswedan. (2015). Merawat Tenun Kebangsaan: Refleksi Ihwal Kepemimpinan, Demokrasi, dan Pendidikan. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta.

Annemarie Schimmel. (2012). Cahaya Purnama Kekasih Tuhan: Dan Muhammad adalah Utusan Allah. Bandung: Mizan.

Arianto Ahmad. (2009). Landasan dan Kerangka Berpikir Ilmiah dan Filosofis: Sebuah Pengantar Epistemologi. Makassar: Yayasan Foslamic.

Asghar Ali Engineer. (2009). Islam dan Teologi Pembebasan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Benedict Anderson. (2008). Imagined Communities. Yogyakarta: Insist Press dan Pustaka Pelajar.

Bernard L. Tanya, Theodorus Yosep Parera, & Samuel F. Lena. (2015). Pancasila Bingkai Hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing.

C. F. Strong. (2010). Konstitusi-Konstitusi Politik Modern: Kajian Tentang Sejarah dan Bentuk-Bentuk Konstitusi Dunia (Terj. oleh SPA Teamwork). Bandung: Nuansa dan Nusamedia.

Carl Joachim Friedrich. (2010). Filsafat Hukum: Perspektif Historis (Terj. oleh Raisul Muttaqien). Bandung: Nuansa dan Nusamedia.

Emile Durkheim. (2011). The Elementary Forms of the Religious Life: Sejarah Bentuk-Bentuk Agama yang Paling Dasar. Yogyakarta: CV. IRCiSoD.

Fauz Noor. (2009). Berpikir Seperti Nabi: Perjalanan Menuju Kepasrahan. Yogyakarta: LKiS.

Gamal Al-Banna. (2006). Relasi Agama dan Negara. Jakarta: Mata Air Publishing.

Georg Sorensen. (2003). Demokrasi dan Demokratisasi: Proses dan Prospek dalam Sebuah Dunia yang Sedang Berubah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

George Ritzer. (2014). Teori Sosiologi Modern (Terj. oleh Alimandan, Edisi 7). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Greg Barton. (2002). Biografi Gus Dur: The Authorized Biography of Abdurrahman Wahid. Yogyakarta: LKiS.

H. L. A. Hart. (2009). Law, Liberty, and Morality (Hukum Kebebasan dan Moralitas) (Terj. oleh Ani Mualifatul Maisah). Yogyakarta: Genta Publishing.

H. O. S. Tjokroaminoto. (2008). Islam dan Sosialisme. Yogyakarta: TriDe.

Hans Kelsen. (2014). Teori Hukum Murni: Dasar-Dasar Ilmu Hukum Normatif. Bandung: Nusamedia & Nuansa.

Hendra Nurtjahjo. (2008). Filsafat Demokrasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Ibnu Khaldun. (2000). Mukaddimah: Sebuah Karya Mega – Fenomenal dari Cendekiawan Muslim Abad Pertengahan. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Imam Khumaini. (2010). Pemikiran Politik Islam dalam Pemerintahan: Konsep Wilayah Fiqih sebagai Epistemologi Pemerintahan Islam. Jakarta: Shadra Press.

Jalaluddin Rakhmat. (1999). Rekayasa Sosial: Reformasi atau Revolusi? Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Janedjri M. Gaffar. (2012). Demokrasi Konstitusional: Praktik Ketatanegaraan Indonesia Setelah Perubahan UUD 1945. Jakarta: Konstitusi Press.

Jeanne S. Mintz. (2003). Muhammad, Marx, Marhaen: Akar Sosialisme Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Jimly Asshiddiqie. (2014). Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Jimly Asshiddiqie. (2015). Gagasan Konstitusi Sosial: Institusionalisasi dan Konstitusionalisasi Kehidupan Sosial Masyarakat Madani. Jakarta: LP3ES.

Jimly Asshiddiqie. (2015). Konstitusi Bernegara: Praksis Kenegaraan yang Bermartabat dan Demokratis. Malang: Setara Press.

John Rawls. (2011). Teori Keadilan: Dasar-Dasar Filsafat Politik untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial dalam Negara (Terj. oleh Uzair Fauzan & Heru Prasetyo). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

John Stuart Mill. (2005). On Liberty (Perihal Kebebasan) (Terj. oleh Alex Lanur). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Kaelan. (2013). Negara Kebangsaan Pancasila: Kultur, Historis, Yuridis, dan Aktualisasinya. Yogyakarta: Paradigma.

Karl Marx & Friedrich Engels. (2014). Manifesto Partai Komunis (1848). Yogyakarta: Cakrawangsa.

Keith Faulks. (2012). Sosiologi Politik. Bandung: Nusamedia & Nuansa.

M. C. Ricklefs. (2001). Sejarah Indonesia Modern 1200 – 2004. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta.

Max Weber. (2012). Sosiologi Agama. Yogyakarta: IRCiSoD.

Michael Newman. (2006). Sosialisme Abad 21: Jalan Alternatif Atas Neoliberalisme (Terj. oleh Eko Prasetyo Dharmawan). Yogyakarta: Resist Book.

Moh. Kusnardi & Harmaily Ibrahim. (1988). Pengantar Hukum Tata Negara Indonesia. Jakarta: Pusat Studi Hukum Tata Negara FH-UI.

Moh. Mahfud M. D. (2009). Politik Hukum di Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Moh. Mahfud M. D. (2010). Perdebatan Hukum Tata Negara: Pasca Amandemen Konstitusi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Mohammad Bagher Khorramshad. (2013). Demokrasi Religius. Yogyakarta: Rausyan Fikr Institute.

Mohammad Hatta. (1966). Demokrasi Kita: Pikiran-Pikiran Tentang Demokrasi dan Kedaulatan Rakyat. Jakarta: Pustaka Antara.

Mohammad Hatta. (2015). Politik, Kebangsaan, Ekonomi (1926 – 1977). Jakarta: Kompas.

Muhammad Alfan. (2013). Filsafat Kebudayaan. Bandung: CV. Pustaka Setia.

Muhammad Baqir Ash-Shadr. (2012). Ringkasan Iqtishaduna Ekonomi Kita: Mazhab & Doktrin Ekonomi Islam. Yogyakarta: Rausyan Fikr Institute.

Muhammad Taqi Mishbah Yazdi. (2012). Iman Semesta: Merancang Piramida Keyakinan. Jakarta: Nur Al-Huda.

Murtadha Muthahhari. (2002). Manusia dan Alam Semesta: Konsepsi Islam tentang Jagat Raya. Jakarta: Lentera.

Murtadha Muthahhari. (2009). Keadilan Ilahi: Asas Pandangan Dunia Islam. Bandung: Mizan.

Murtadha Muthahhari. (2010). Mengapa Kita Diciptakan: Dari Etika, Agama dan Mazhab Pemikiran Menuju Penyempurnaan Manusia. Yogyakarta: Rausyan Fikr Institute.

Murtadha Muthahhari. (2011). Dasar-Dasar Epistemologi Pendidikan Islam: Teori Nalar dan Pengembangan Potensi Serta Analisa Etika dalam Program Pendidikan. Jakarta: Sadra Press.

Nio Gwan Chung. (2007). Muhammad SAW: The Super Leader Super Manager. Jakarta: Tazkia dan ProLM.

Noam Chomsky. (2015). How the World Works: Empat Karya Klasik Real Story dalam Satu Jilid. Yogyakarta: Bentang Pustaka.

Philippe Nonet & Philip Selznick. (2013). Hukum Responsif (Terj. oleh Raisul Muttaqien). Bandung: Nusamedia & Nuansa.

Raden Soewandi. (1957). Hak-Hak Dasar dalam Konstitusi-Konstitusi Demokrasi Modern. Jakarta: Yayasan Pembangunan.

Rene Descartes. (2015). Diskursus dan Metode: Mencari Kebenaran dalam Ilmu-Ilmu Pengetahuan (Terj. oleh Ahmad Faridl Ma’ruf). Yogyakarta: CV. IRCiSoD.

Richard P. Claude. (1977). The Classical Model of Human Rights Development. Dalam Comparative Human Rights, diedit oleh Richard P. Claude. Baltimore: Johns Hopkins University Press.

Samuel P. Huntington. (2004). Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia (Terj. oleh M. Sadat Ismail). Yogyakarta: CV. Qalam.

Soekarno. (1964). Di Bawah Bendera Revolusi. Jakarta: Panitia Penerbit di Bawah Bendera Revolusi.

Soetandyo Wignjosoebroto. (2014). Dari Hukum Kolonial ke Hukum Nasional. Jakarta: Epistema Institute dan HuMa.

Yudi Latief. (2012). Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas, Aktualitas Pancasila. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Yudi Latief. (2014). Mata Air Keteladanan: Pancasila dalam Perbuatan. Bandung: Mizan.

Yudi Latief. (2015). Revolusi Pancasila. Bandung: Mizan.


Sisa Buku : 0