$buku->foto

Deskripsi :

Urgensi Kemandirian Kekuasaan Kehakiman

Salle. 2018. Urgensi Kemandirian Kekuasaan Kehakiman. Makassar: CV. Social Politic Genius (SIGn).

Author : Salle
Year : 2018
Title : Urgensi Kemandirian Kekuasaan Kehakiman
Editor : Abd. Kahar Muzakkir
Place Published : Makassar
Publisher : CV. Social Politic Genius (SIGn)
Pages : viii + 180 hal.; 14,5 cm x 21 cm
ISBN : 978-602-5522-19-2
URL : https://penerbitsign.com/single-buku/urgensi-kemandirian-kekuasaan-kehakiman
Language : ind

 

 

Description

Kekuasaan kehakiman di Indonesia secara teoretis dan normatif adalah independen, merdeka, dari segala pengaruh-pengaruh yang dapat merintangi keberfungsiannya dalam proses peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Untuk itu, maka sangat urgen diketahui agar dapat dijadikan sebagai tolak ukur dalam pelaksanaan kekuasaan kehakiman itu sendiri.

 

Referensi

  1. 1985. Muqaddimah Al-Quran dan Tafsirnya. Jakarta: Departemen Agama RI.
  2. Abdullah, Safri. 2008. Mahkamah: Dari Keadilan Normatif Menuju Keadilan Substantif. Makassar: Pustaka Refleksi.
  3. Aburaera, Soekarno. 2004. “Nilai Keadilan Putusan Hakim pada Perkara Perdata.” Doctor Disertasi, Program Pascsarjana, Universitas Hasanuddin.
  4. Adji, Oemar Seno, and Indriyanto Seno Adji. 2007. Peradilan Bebas & Contempt of Court. Jakarta: Diadit Media.
  5. Algra, Nikolaas Egbert. 1983. Mula Hukum. Bandung: Bina Cipta.
  6. Ali, Achmad. 1997. Menang dalam Perkara Perdata. Makassar: PT. Umitoha Ukhuwah Grafika.
  7. Ali, Achmad. 1999. Pengadilan dan Masyarakat. Ujung Pandang: Hasanuddin University Press.
  8. Ali, Achmad. 2002. Menguak Tabir Hukum: Suatu Kajian Filosofis dan Sosiologis. Jakarta: Gunung Agung.
  9. Ali, Achmad. 2004. Sosiologi Hukum: Kajian Empiris terhadap Pengadilan. Depok: IBLAM.
  10. Ali, Syed Ameer. 2008. The Spirit of Islam. Yogyakarta: Navila.
  11. Alisjahbana, Sutan Takdir. 1982. Sejarah Kebudayaan Indonesia Dilihat dari Segi Nilai-Nilai. Jakarta: Dian Rakyat.
  12. Amos, H. F. Abraham. 2007. Katastropi Hukum & Quo Vadis Sistem Politik Peradilan Indonesia: Analisis Sosiologi Kritis terhadap Prosedur Penerapan dan Penegakan Hukum di Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  13. Ardhiwisastra, Yudha Bhakti. 2008. Penafsiran dan Konstruksi Hukum. Bandung: PT. Alumni.
  14. Aristoteles. 1974. Ethics. London: Penguin Books.
  15. Aristoteles. 2008. Politik (La Politica). Translated by Inu Kencana Syafiie. Jakarta: PT. Visimedia Pustaka.
  16. Arto, A. Mukti. 2001. Mencari Keadilan: Kritik dan Solusi terhadap Praktik Peradilan Perdata di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  17. Asrun, A. Muhammad. 2004. Krisis Peradilan: Mahkamah Agung di Bawah Soeharto. Jakarta: ELSAM.
  18. Asshiddiqie, Jimly. 2005. Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Konstitusi Press.
  19. Attamimi, A. Hamid S. 1992. Teori Perundang-Undangan Indonesia: Suatu Sisi Pengetahuan Perundang-Undangan Indonesia yang Menjelaskan dan Mencerminkan. In Upacara Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap. Jakarta: Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
  20. Attamimi, A. Hamid S. 1994. Der Rechtsstaat Republik Indonesia dan Perspektif Menurut Pancasila dan UUD 1945. In Dies Natalis Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta ke-42. Jakarta: Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta.
  21. Azhary, Muhammad Tahir. 1992. Negara Hukum: Suatu Studi tentang Prinsip-Prinsipnya Dilihat dari Segi Hukum Islam, Implementasinya pada Periode Negara Madinah dan Masa Kini. Jakarta: Bulan Bintang.
  22. Bagus, Lorens. 1996. Kamus Filsafat. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  23. Barnett, Hilaire. 2004. Constitutional and Administrative Law. United Kingdom: Cavendish Publishing Limited.
  24. Berge, J. B. J. M. ten, and F. C. M. A. Michiels. 1996. Besturen door De Overheid. Deventer: W.E.J. Tjeenk Willink.
  25. Bertens, Kees. 2004. Etika. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  26. Bisri, Ilham. 2004. Sistem Hukum Indonesia: Prinsip-Prinsip & Implementasi Hukum di Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  27. Black, Henry Campbell. 1968. Black’s Law Dictionary. 4th ed. Minnesota: West Publishing.
  28. Bodenheimer, Edgar. 1978. Jurisprudence: The Philosophy and Method of the Law. Massachusetts: Harvard University Press.
  29. Bruggink, J. J. H. 1999. Refleksi Tentang Hukum: Pengertian-Pengertian Dasar dalam Teori Hukum. Translated by Bernard Arief Sidharta. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
  30. Budiardjo, Miriam. 2008. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Revisi ed. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  31. Budiman, Arief. 1996. Teori Negara, Negara, Kekuasaan dan Ideologi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  32. Campbell, Tom. 1994. Tujuh Teori Sosial: Sketsa, Penilaian Perbandingan. Yogyakarta: PT. Kanisius.
  33. Constanzo, Mark. 2006. Aplikasi Psikologi dalam Sistem Hukum. Jakarta: Pustaka Pelajar.
  34. D., Moh. Mahfud M. 1999. Pergulatan Politik dan Hukum di Indonesia. Yogyakarta: Gama Media.
  35. Darmodihardjo, Darji. 1995. “Orientasi Singkat Pancasila.” In Santiaji Pancasila. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  36. Darmodihardjo, Darji, and Shidarta. 1995. Pokok-Pokok Filsafat Hukum: Apa dan Bagaimana Filsafat Hukum Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  37. Davidson, Scott. 1994. Hak Asasi Manusia: Sejarah, Teori, dan Praktek dalam Pergaulan Internasional. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
  38. Effendy, Rusli, Achmad Ali, and Poppy Andi Lolo. 1991. Teori Hukum. Ujung Pandang: Hasanuddin University Press.
  39. Fauzan, Achmad. 2005. Perundang-Undangan Lengkap tentang Peradilan Umum, Peradilan Khusus & Mahkamah Konstitusi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  40. Friedmann, Wolfgang. 1990. Teori & Filsafat Hukum: Telaah Kritis Atas Teori-Teori Hukum. Translated by Muhammad Arifin. Vol. 1. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  41. Fuady, Munir. 2007. Dinamika Teori Hukum. Jakarta: Ghalia Indonesia.
  42. Gerven, Walter Van, and Johannes Cornelis Maria Leyten. 1981. Theorie en praktijk van de Rechtsvinding. Zwolle: W.E.J. Tjeenk Willink.
  43. Hadiwardoyo, Al Purwa. 1985. Nilai-Nilai Kemanusiaan dan Hikmat bagi Pendidikan. Yogyakarta: Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
  44. Hadjon, Philipus M. 1987. Perlindungan Hukum Bagi Rakyat di Indonesia: Sebuah Studi tentang Prinsip-Prinsipnya, Penanganannya oleh Peradilan dalam Lingkungan Peradilan Umum dan Pembentukan Peradilan Administrasi Negara. Surabaya: PT. Bina Ilmu.
  45. Hadjon, Philipus M., and Tatiek Sri Djatmiati. 2005. Argumentasi Hukum. Yogyakarta: UGM Press.
  46. Hadjon, Philipus M., R. Sri Soemantri Martosoewignjo, Sjachran Basah, Bagir Manan, M. Laica Marzuki, J. B. J. M. Ten Berge, P. J. J. van Buuren, and F. A. M. Stroink, eds. 1994. Pengantar Hukum Administrasi Indonesia. Yogyakarta: UGM Press.
  47. Hamzah, Andi. 1996. Hukum Acara Pidana Indonesia. Jakarta: Sapta Artha Jaya.
  48. Hart, H. L. A. 1986. The Concept of Law. 3 ed, Clarendon Law Series. London: Oxford University Press.
  49. Hartono, Soenarjati. 1986. Kapita Selekta Perbandingan Hukum. Bandung: PT. Alumni.
  50. Hidayat, Komaruddin, and Ahmad Gaus A. F., eds. 2005. Islam, Negara & Civil Society: Gerakan dan Pemikiran Islam Kontemporer. Jakarta: Paramadina.
  51. Hornby, Albert Sydney. 1973. Oxford Advanced Learner’s Dictionary of Current English. London: Oxford University Press.
  52. Husen, La Ode. 2009. Negara Hukum, Demokrasi dan Pemisahan Kekuasaan. Makassar: PT. Umitoha Ukhuwah Grafika.
  53. Husen, La Ode, Said Sampara, Nurul Qamar, and Salle. 2017. Iktisar Filsafat Ilmu: Dalam Perspektif Barat dan Islam. Makassar: CV. Social Politic Genius (SIGn).
  54. Kamil, Ahmad. 2012. Filsafat Kebebasan Hakim. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  55. Kamil, Ahmad, and M. Fauzan. 2004. Kaidah-Kaidah Yurisprudensi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  56. Kattsoff, Louis O. 1987. Pengantar Filsafat. Translated by Soejono Soemargono. Yogyakarta: Tiara Wacana.
  57. Kelsen, Hans. 1978. The Pure Theory of Law. Translated by Max Knight. Berkeley: University of California Press.
  58. Kelsen, Hans. 2006. Teori Umum tentang Hukum dan Negara. Translated by Raisul Muttaqien. Bandung: Nusamedia & Nuansa.
  59. Khadduri, Majid. 1999. Teologi Keadilan: Perspektif Islam. Surabaya: Risalah Gusti.
  60. Knottenbelt, B., R. A. Torringa, and J. W. P. Verbeugt. 1979. Inleiding in Het Nederlands Recht. Arnhem: Gouda Quint.
  61. Kusumaatmadja, Mochtar. 1975. Pembaharuan Pendidikan Hukum dan Pembinaan Profesi. Bandung: Lembaga Penelitian Hukum dan Kriminologi Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.
  62. Kusumohamidjojo, Budiono. 1999. Ketertiban yang Adil: Problematik Filsafat Hukum. Jakarta: Grasindo.
  63. Lloyd, Dennis. 1976. The Idea of Law. London: Penguin Books.
  64. Loudoe, John Z. 1985. Menemukan Hukum Melalui Tafsir dan Fakta. Jakarta: PT. Bina Aksara.
  65. Lubis, Suhrawardi K. 1994. Etika Profesi Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.
  66. Lumbuun, Ronald S. 2011. PERMA RI (Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia): Wujud Kerancuan antara Praktik Pembagian dan Pemisahan Kekuasaan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  67. Magnis-Suseno, Franz. 1991. Etika Sosial. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  68. Magnis-Suseno, Franz. 1997. Mencari Sosok Demokrasi: Sebuah Telaah Filosofis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  69. Manan, Bagir. 1992. Dasar-Dasar Perundang-Undangan Indonesia. Jakarta: Ind-Hill Co.
  70. Manan, Bagir. 2004. Hukum Positif Indonesia: Satu Kajian Teoritik. Yogyakarta: UII Press.
  71. Manan, Bagir. 2005. Sistem Peradilan Berwibawa: Suatu Pencarian. Yogyakarta: UII Press.
  72. Martosoewignyo, Sri Soemantri. 1987. Prosedur dan Sistem Perubahan Konstitusi dalam Batang Tubuh UUD 1945: Sebelum dan Sesudah Perubahan UUD 1945. Bandung: PT. Alumni.
  73. Martosoewignyo, Sri Soemantri. 1995. Kemandirian Kekuasaan Kehakiman sebagai Prasyarat Negara Hukum, Tinjauan Historis-Yuridis Atas Prinsip dan Manifestasinya. In Seminar 50 Tahun Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman di Indonesia. Yogyakarta: Fakultas Hukum UGM.
  74. Menski, Werner F. 2006. Comparative Law in a Global Context: The Legal Systems of Asia and Africa. New York: Cambridge University Press.
  75. Mertokusumo, R. M. Sudikno. 1985. Hukum Acara Perdata Indonesia. Yogyakarta: Liberty.
  76. Mertokusumo, R. M. Sudikno. 2000. Penemuan Hukum Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Liberty.
  77. Mertokusumo, R. M. Sudikno. 2003. Mengenal Hukum: Suatu Pengantar. Yogyakarta: Liberty.
  78. Mertokusumo, R. M. Sudikno. 2004. Penemuan Hukum Sebuah Pengantar. 2nd ed. Yogyakarta: Liberty.
  79. Mertokusumo, R. M. Sudikno. 2005. Mengenal Hukum: Suatu Pengantar. Yogyakarta: Liberty.
  80. Mertokusumo, R. M. Sudikno. 2014. Teori Hukum. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka.
  81. Mertokusumo, R. M. Sudikno, and Adriaan Pitlo. 1993. Bab-Bab tentang Penemuan Hukum. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
  82. Mill, John Stuart. 1962. Utilitarianisme on Liberty, Essay on Bentham. New York: World Publishing Company.
  83. Muladi. 1995. Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
  84. Mulyosudarmo, Suwoto. 2004. Pembaharuan Ketatanegaraan Melalui Perubahan Konstitusi. Malang: Asosiasi Pengajar HTN dan HAN Jawa Timur bekerja sama dengan In-TRANS.
  85. Notohamidjojo, O. 1975. Soal-Soal Pokok Filsafat Hukum. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
  86. P., Choiruddin Hadhiri S. 1994. Klasifikasi Kandungan Al-Qur’an. Jakarta: CV. Gema Insani Press.
  87. Palmer, Richard E. 2003. Hermeneutika: Teori Baru Mengenai Interpretasi. Translated by Musnar Hery and Damanhuri Muhammaed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  88. Plato. 1955. The Republic. Translated by H. D. P. Lee. London: Penguin Books.
  89. Pontier, J. A. 1995. Rechtsvinding. Nijmegen: Ars Aequi Libri.
  90. Pontier, J. A. 2008. Penemuan Hukum. Translated by Bernard Arief Sidharta. Bandung: Jendela Mas Pustaka.
  91. Pramudya. 2007. Hukum Itu Kepentingan. Salatiga: Sanggar Mitra Sabda.
  92. Prinst, Darwan. 1992. Strategi Menyusun dan Menangani Gugatan Perdata. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
  93. Puspa, Yan Pramadya. 1977. Kamus Hukum: Bahasa Belanda, Indonesia, Inggris. Semarang: CV. Aneka Ilmu
  94. Qamar, Nurul. 2007. Hukum Perdata dalam Teori dan Praktek. Makassar: Laboratorium Fakultas Hukum UMI.
  95. Qamar, Nurul. 2010. Hukum Itu Ada Tapi Harus Ditemukan. Makassar: Pustaka Refleksi.
  96. Qamar, Nurul. 2010. Negara Hukum atau Negara Undang-Undang. Makassar: Pustaka Refleksi.
  97. Qamar, Nurul. 2010. Perbandingan Sistem Hukum dan Peradilan: Civil Law System, Common Law System. Makassar: Pustaka Refleksi.
  98. Qamar, Nurul. 2011. Karakteristik Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara. Makassar: Pustaka Refleksi.
  99. Qamar, Nurul. 2011. Percikan Pemikiran tentang Hukum. Makassar: Pustaka Refleksi.
  100. Qamar, Nurul. 2012. Pengantar Politik Hukum Ketatanegaraan. Makassar: Pustaka Refleksi.
  101. Qamar, Nurul. 2014. Hak Asasi Manusia dalam Negara Hukum Demokrasi (Human Rights in Democratiche Rechsstaat). Jakarta: Sinar Grafika.
  102. Qamar, Nurul. 2014. Karakteristik Hukum Acara Mahkamah Konstitusi. Makassar: Arus Timur.
  103. Qamar, Nurul. 2015. Pengantar Hukum Tata Negara. Makassar: Arus Timur.
  104. Qamar, Nurul, Dachran S. Busthami, Aan Aswari, and Farah Syah Rezah. 2017. Logika Hukum: Meretas Pikir dan Nalar. Makassar: CV. Social Politic Genius (SIGn).
  105. Qamar, Nurul, and Farah Syah Rezah. 2015. Ilmu Kenegaraan (Staatswissenchaff). Jakarta: Mitra Wacana Media.
  106. Qamar, Nurul, and Farah Syah Rezah. 2017. Etika Profesi Hukum: Empat Pilar Hukum. Makassar: CV. Social Politic Genius (SIGn).
  107. Qamar, Nurul, Salle, Amiruddin, Kaharuddin Syah Y. Dt. Amas, Rusli Dg. Palabbi, Andi Suherman, and Farah Syah Rezah. 2018. Negara Hukum atau Negara Kekuasaan (Rechtsstaat or Machtstaat). Makassar: CV. Social Politic Genius (SIGn).
  108. Qamar, Nurul, Muhammad Syarif, Dachran S. Busthami, Aan Aswari, Hardianto Djanggih, and Farah Syah Rezah. 2017. Bahasa Hukum (Legal language). Jakarta: Mitra Wacana Media.
  109. Qamar, Nurul, Muhammad Syarif, Dachran S. Busthami, M. Kamal Hidjaz, Aan Aswari, Hardianto Djanggih, and Farah Syah Rezah. 2017. Metode Penelitian Hukum (Legal Research Methods). Makassar: CV. Social Politic Genius (SIGn).
  110. Qamar, Nurul, Muhammad Syarif, Dachran S. Busthami, Hasbuddin Khalid, Farah Syah Rezah, and Abd. Kahar Muzakkir. 2018. Menguak Nilai Kearifan Lokal Bugis Makassar: Perspektif Hukum dan Pemerintahan. Makassar: CV. Social Politic Genius (SIGn).
  111. Qamar, Nurul, Muhammad Syarif, Dachran S. Busthami, and Farah Syah Rezah. 2016. Sosiologi Hukum (Sociology of Law). Jakarta: Mitra Wacana Media.
  112. Rahardjo, Satjipto. 1991. Ilmu Hukum. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
  113. Rahardjo, Satjipto. 2005. “HAM dalam Masyarakat.” In Hak Asasi Manusia: Hakekat, Konsep dan Implementasinya dalam Perspektif Hukum dan Masyarakat, edited by Muladi. Bandung: Refika Aditama.
  114. Rahardjo, Satjipto. 2005. Mengadili Korupsi Mengapa Dipersulit. Kompas: Jakarta.
  115. Rahardjo, Satjipto. 2006. Hukum dalam Jagat Ketertiban. Jakarta: UKI Press.
  116. Rahardjo, Satjipto. 2006. Membedah Hukum Progresif. Jakarta: Kompas.
  117. Rahardjo, Satjipto. 2007. Biarkan Hukum Mengalir: Catatan Kritis tentang Pergulatan Manusia dan Hukum. Jakarta: Kompas.
  118. Rahardjo, Satjipto. 2009. Penegakan Hukum: Suatu Tinjauan Sosiologis. Yogyakarta: Genta Publishing.
  119. Rahmat, Agus. 1992. “Titik  Sentuh  antara  Etika  dan  Ekonomi.”  Jurnal Pro Justitia 10 (2).
  120. Rawls, John. 1971. A Theory of Justice. Massachusetts: Harvard University Press.
  121. Rawls, John. 2006. Teori Keadilan: Dasar-Dasar Filsafat Politik untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial dalam Negara. Translated by Uzair Fauzan and Heru Prasetyo. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  122. Ridwan, H. R. 2006. Hukum Administrasi Negara. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  123. Rowe, Christopher. 2001. Sejarah Pemikiran Politik Yunani dan Romawi. Translated by Lidwina Leung. Jakarta: Rajawali Pers.
  124. S., Salim H. 2003. Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Jakarta: Sinar Grafika.
  125. Salman, Otje, and Anthon Freddy Susanto. 2008. Teori Hukum: Mengingat, Mengumpulkan, dan Membuka Kembali. Bandung: Refika Aditama.
  126. Saputra, M. Nata. 1988. Hukum Administrasi Negara. Jakarta: Rajawali Pers.
  127. Sarwata. 1997. Kebijaksanaan dan Strategi Penegakan Sistem Peradilan di Indonesia. Jakarta: Lembaga Ketahanan Nasional.
  128. Scholten, Paul. 1974. Algemeen Deel, Mr. C. Asser’s: Handleiding tot de beoefening van het Nederlandsch Burgerlijk Recht. Zwolle: W.E.J. Tjeenk Willink.
  129. Scholten, Paul. 2005. Struktur Ilmu Hukum. Translated by Bernard Arief Sidharta. Bandung: PT. Alumni.
  130. Shidarta. 2006. Moralitas Profesi Hukum: Suatu Tawaran Kerangka Berfikir. Bandung: Refika Aditama.
  131. Shklar, Judith N. 1986. Legalism: Law, Morals, and Political Trials. United Kingdom: Harvard University Press.
  132. Shubhi, Ahmad Mahmud. 2001. Filsafat Etika: Tanggapan Kaum Rasionalis dan Intuisionalis Islam. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta.
  133. Sidharta, Bernard Arief. 1999. Refleksi tentang Struktur Ilmu Hukum. Bandung: CV. Mandar Maju.
  134. Sjadzali, Munawir. 1993. Islam dan Tata Negara: Ajaran, Sejarah, dan Pemikiran. Yogyakarta: UII Press.
  135. Soekanto, Soerjono. 1983. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: Rajawali Pers.
  136. Soekanto, Soerjono. 1983. Penegakan Hukum. Bandung: Bina Cipta.
  137. Soekanto, Soerjono. 1985. Efektivikasi Hukum dan Peranan Sanksi. Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya.
  138. Soekanto, Soerjono. 2003. Pokok-Pokok Sosiologi Hukum. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  139. Soekanto, Soerjono. 2008. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  140. Stone, Julius. 1965. Human Law and Justice. California: Stanford University Press.
  141. Subekti, Raden. 1977. Hukum Acara Perdata Indonesia. Bandung: Bina Cipta.
  142. Sufirman, and Nurul Qamar. 2014. Etika Profesi Hukum. Makassar: Pustaka Refleksi.
  143. Sumaryono, E. 1995. Etika Profesi Hukum: Norma-Norma bagi Penegak Hukum. Yogyakarta: PT. Kanisius.
  144. Sundari, E. 2002. Pengajuan Gugatan Secara Class Action: Suatu Studi Perbandingan & Penerapannya di Indonesia. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya.
  145. Sutantio, Retnowulan, and Iskandar Oeripkartawinata. 1984. Hukum Acara Perdata: Dalam Teori dan Praktek. Bandung: CV. Mandar Maju.
  146. Tanya, Bernard L., Yoan N. Simanjuntak, and Markus Y. Hage. 2007. Teori Hukum: Strategi Tertib Manusia Lintas Ruang dan Generasi. Surabaya: CV. Kita.
  147. Tedjosaputro, Liliana. 2003. Etika Profesi dan Profesi Hukum. Semarang: CV. Aneka Ilmu.
  148. Thaib, Dahlan. 1988. Implementasi Sistem Ketatanegaraan Menurut UUD 1945. Yogyakarta: Liberty.
  149. Thaib, Dahlan, Jazim Hamidi, and Ni’matul Huda. 2004. Teori dan Hukum Konstitusi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  150. Titus, Harold H. 1974. Living Issues in Philosophy. New York: American Book Company.
  151. Tjahjadi, Simon Petrus Lili. 1991. Hukum Moral: Ajaran Immanuel Kant tentang Etika dan Imperatif Kategoris. Yogyakarta: PT. Kanisius.
  152. Tumpa, Harifin A. 2012. Menuju Peradilan yang Agung. Yogyakarta: Rangkang Education & PuKap Indonesia.
  153. Utrecht, Ernst. 1988. Pengantar Hukum Administrasi Negara Indonesia. Surabaya: Pustaka Tinta Mas.
  154. Webster, Noah. 1979. New Universal Unabridged Dictionary. 2nd ed. New York: Simon & Schuster, Inc.
  155. Wiarda, G. J. 1980. Drie Typen van Rechtsvinding. Zwolle: W.E.J. Tjeenk Willink.

Download Sample PDF


Sisa Buku : 0